Jenis gasket industri perlu dipilih dengan tepat karena komponen ini berperan penting dalam menjaga sambungan sistem perpipaan tetap rapat. Gasket ditempatkan di antara dua permukaan flange untuk mengisi celah mikroskopis yang tetap ada meskipun kedua flange telah dikencangkan menggunakan baut.
Tanpa gasket yang sesuai, sambungan flange berisiko mengalami kebocoran akibat tekanan, perubahan temperatur, getaran, ketidaksempurnaan permukaan, maupun karakteristik fluida yang mengalir di dalam pipa.
Karena kondisi operasi setiap sistem berbeda, gasket untuk jalur air tentu belum tentu sesuai untuk steam, minyak dan gas, bahan kimia korosif, atau sistem bertekanan tinggi. Material gasket, tipe flange, pressure class, temperatur, dan kompatibilitas terhadap fluida harus dipertimbangkan sebagai satu kesatuan.
Dalam industri, gasket dapat dikelompokkan menjadi nonmetallic, semimetallic, dan metallic gasket. ASME B16.20 mencakup beberapa metallic gasket seperti ring joint, spiral wound, dan metal jacketed gasket, sementara ASME B16.21 mengatur nonmetallic flat gasket untuk pipe flange.
Apa Fungsi Gasket pada Sistem Perpipaan?
Flange terlihat seperti dua permukaan logam yang rata. Namun dalam skala mikroskopis, permukaannya tetap memiliki ketidakteraturan. Ketika baut dikencangkan, gasket mengalami kompresi dan membantu mengisi ketidakteraturan tersebut sehingga membentuk sealing di antara dua flange. Karena itu, fungsi gasket tidak sekadar menjadi “pembatas” di antara flange. Gasket berperan untuk:
- mencegah kebocoran fluida
- mempertahankan sealing ketika terjadi perubahan tekanan
- mengakomodasi ketidaksempurnaan permukaan flange
- membantu menjaga integritas sambungan ketika terjadi perubahan temperatur
- memberikan sealing sesuai karakteristik fluida yang dialirkan
Pemilihan gasket juga harus disesuaikan dengan jenis pipe fittings dan flange yang digunakan.
Jenis Gasket Industri
Gasket industri tersedia dalam berbagai material dan konstruksi karena setiap sistem perpipaan memiliki kondisi operasi yang berbeda. Perbedaannya terletak pada material, kemampuan menahan tekanan dan temperatur, ketahanan terhadap fluida, serta tipe flange yang digunakan. Berikut beberapa jenis gasket industri yang umum digunakan pada sistem pipa beserta karakteristik dan aplikasinya.
1. Rubber Gasket

Rubber gasket merupakan salah satu jenis gasket nonmetallic yang banyak digunakan karena fleksibel dan mampu mengikuti permukaan flange dengan baik. Material rubber gasket dapat berbeda tergantung aplikasinya, misalnya EPDM, NBR, neoprene, maupun jenis elastomer lainnya.
EPDM biasanya dipertimbangkan untuk air dan beberapa aplikasi utilitas karena memiliki ketahanan yang baik terhadap air dan kondisi lingkungan tertentu. Sementara itu, NBR atau nitrile rubber lebih sering dipertimbangkan untuk aplikasi yang berhubungan dengan minyak dan hidrokarbon tertentu. Rubber gasket sering dijumpai pada:
- water treatment
- sistem air
- HVAC
- utilitas industri
- pompa
- piping bertekanan relatif rendah hingga menengah
Namun, istilah “rubber gasket” saja belum cukup untuk menentukan kesesuaiannya. Jenis elastomer harus diperiksa karena setiap material mempunyai ketahanan temperatur dan kimia yang berbeda.
2. PTFE Gasket

PTFE atau Polytetrafluoroethylene dikenal karena memiliki ketahanan kimia yang sangat baik terhadap berbagai media. Karakter tersebut membuat PTFE gasket banyak digunakan pada industri kimia, pharmaceutical, food processing, dan aplikasi lain yang membutuhkan sealing terhadap fluida yang relatif agresif secara kimia. PTFE juga memiliki permukaan yang tidak mudah bereaksi dengan banyak jenis bahan kimia. Penggunaannya antara lain pada:
- chemical piping
- acid dan alkali tertentu
- pharmaceutical processing
- food processing
- chemical transfer line
Meskipun ketahanan kimianya menjadi keunggulan utama, PTFE mempunyai karakter mekanis berbeda dari metallic gasket. Temperatur, pressure, creep, flange design, dan bolt loading tetap perlu diperhitungkan sebelum memilihnya.
3. Graphite Gasket

Graphite gasket sering digunakan pada sistem yang membutuhkan ketahanan terhadap temperatur tinggi. Graphite mempunyai kemampuan sealing yang baik serta dapat digunakan untuk sejumlah aplikasi steam dan hydrocarbon selama material dan desain gasket sesuai dengan operating condition. Aplikasi graphite gasket banyak ditemukan pada:
- steam line
- boiler system
- refinery
- petrochemical plant
- heat exchanger
- piping temperatur tinggi
Flexible graphite juga sering digunakan sebagai filler pada jenis gasket semimetallic seperti spiral wound gasket. Dalam penggunaannya, engineer tetap harus memperhatikan kondisi oksidasi, pressure temperature rating, serta compatibility dengan fluida.
4. Compressed Non Asbestos Fiber Gasket

Compressed Non Asbestos Fiber atau CNAF merupakan pengembangan gasket fiber yang tidak menggunakan asbestos sebagai material utamanya. Gasket ini biasanya dibuat dari kombinasi fiber sintetis, filler, dan binder elastomer sehingga menghasilkan lembaran gasket dengan karakteristik tertentu. CNAF banyak digunakan pada aplikasi general industrial seperti:
- air
- minyak tertentu
- compressed air
- cooling water
- utilitas pabrik
- piping tekanan menengah
Kelebihan utamanya adalah tersedia dalam bentuk sheet sehingga mudah dibuat mengikuti dimensi flange. Namun, pemilihan grade CNAF tidak boleh hanya berdasarkan ukuran gasket. Temperatur, pressure, jenis fluida, dan material bindernya harus diperiksa berdasarkan data teknis produsen.
5. Spiral Wound Gasket

Spiral Wound Gasket atau SWG merupakan salah satu jenis gasket yang paling banyak ditemui pada sistem perpipaan industri dengan kebutuhan pressure dan temperature yang lebih tinggi. Gasket ini dibuat dengan melilitkan metal strip bersama filler sehingga terbentuk elemen sealing yang mempunyai kombinasi kekuatan logam dan fleksibilitas filler.
SWG biasanya menggunakan metal strip seperti stainless steel bersama filler graphite, PTFE, atau material lain sesuai kebutuhan aplikasi. Karena karakter tersebut, spiral wound gasket banyak digunakan pada:
- oil and gas pipeline
- refinery
- petrochemical plant
- chemical processing
- power plant
- steam piping
- process piping
Beberapa konfigurasi SWG yang biasanya digunakan adalah R, RIR, CG, dan CGI. Tipe CG dilengkapi outer ring untuk membantu centering gasket, sedangkan CGI mempunyai inner dan outer ring yang memberikan perlindungan serta stabilitas tambahan pada elemen spiral.
Untuk pembahasan lebih spesifik mengenai konstruksi dan tipe SWG, Anda dapat membaca Gasket Industri Spiral Wound. Produk ini digunakan pada berbagai aplikasi industri dan mengacu pada kebutuhan dimensi serta material yang relevan dengan ASME B16.20.
6. Ring Type Joint Gasket

Ring Type Joint atau RTJ gasket merupakan metallic gasket yang dirancang untuk sambungan flange tertentu, khususnya pada aplikasi dengan pressure dan temperature tinggi. Berbeda dengan flat gasket yang dikompresi pada area permukaan flange, RTJ ditempatkan pada groove khusus pada RTJ flange. Ketika flange dikencangkan, metal ring mengalami kontak dengan groove sehingga menghasilkan sealing yang sangat kuat. RTJ gasket banyak digunakan pada:
- high pressure oil and gas system
- upstream facility
- refinery
- petrochemical installation
- high pressure process piping
- wellhead dan equipment tertentu
ASME B16.20 mencakup material, dimensi, toleransi, serta marking untuk metal ring joint gasket dan beberapa jenis metallic gasket lainnya. RTJ tidak dapat begitu saja digunakan pada raised face flange biasa karena desain permukaan flangenya berbeda.
7. Metal Jacketed Gasket

Metal jacketed gasket terdiri dari filler lunak yang dilapisi atau dibungkus dengan metal jacket. Konstruksi tersebut memberikan kombinasi kemampuan sealing dari filler dengan perlindungan mekanis dari bagian logam. Jenis gasket ini cukup sering ditemukan pada:
- heat exchanger
- pressure vessel
- boiler
- process equipment
- aplikasi industri dengan temperatur tertentu
Pemilihan material jacket maupun filler perlu menyesuaikan temperatur, pressure, media, serta desain equipment. Metal jacketed gasket juga termasuk jenis gasket yang dibahas dalam ruang lingkup ASME B16.20.
Perbandingan Jenis Gasket Industri
| Jenis Gasket | Karakter Utama | Penggunaan Umum |
|---|---|---|
| Rubber | Fleksibel dan mudah mengikuti permukaan | Air, HVAC, utilitas |
| PTFE | Ketahanan kimia tinggi | Chemical, pharmaceutical |
| Graphite | Baik untuk temperatur tinggi | Steam, refinery, petrochemical |
| CNAF | General purpose dan tersedia dalam sheet | Water, oil, utility piping |
| Spiral Wound | Semimetallic, baik untuk tekanan dan temperatur tinggi | Oil & gas, steam, process piping |
| Ring Type Joint | Metallic untuk high pressure | Refinery, upstream, high pressure system |
| Metal Jacketed | Filler dibungkus material metal | Heat exchanger, boiler, vessel |
Tabel tersebut merupakan gambaran umum. Kesesuaian gasket tetap harus diverifikasi berdasarkan kondisi operasi dan spesifikasi engineering.
Baca juga: Spiral Wound Gasket: Fungsi, Material, dan Aplikasinya
Gasket dan Flange Harus Dipandang sebagai Satu Sistem
Performa gasket tidak hanya ditentukan oleh material gasket itu sendiri. Flange surface, kondisi baut, bolt torque, alignment, kebersihan permukaan, serta metode pemasangan mempunyai pengaruh besar terhadap kemampuan sambungan mempertahankan sealing.
Misalnya, gasket berkualitas tinggi tetap dapat mengalami kebocoran apabila bolt tightening tidak merata atau permukaan flange mengalami kerusakan. Pada spiral wound gasket, kami juga menekankan pentingnya membersihkan flange dan melakukan pengencangan baut secara merata dengan pola silang. Karena itu, evaluasi kebocoran flange sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa gasket adalah satu-satunya penyebab.
Pemilihan gasket sebaiknya tidak dilakukan terpisah dari spesifikasi flange dan kondisi operasinya. Konsultasikan kebutuhan gasket, flange, dan pipe fittings bersama PIP Valcon, yang merupakan supplier flange baja Jakarta, untuk menentukan material, ukuran, pressure class, dan konfigurasi yang sesuai dengan sistem perpipaan proyek Anda. Hubungi WhatsApp kami untuk konsultasi dengan product expert +62 812-2777-2777
FAQ tentang Gasket Industri
Apakah satu jenis gasket bisa digunakan untuk semua fluida?
Tidak. Setiap material mempunyai ketahanan berbeda terhadap temperatur, tekanan, dan bahan kimia. Compatibility gasket dengan fluida harus diperiksa sebelum digunakan.
Apa perbedaan spiral wound gasket dan RTJ gasket?
Spiral wound merupakan gasket semimetallic yang menggunakan kombinasi metal winding dan filler. RTJ merupakan metallic ring gasket yang dipasang pada groove khusus pada RTJ flange dan banyak digunakan untuk high pressure service.
Apakah gasket lama boleh digunakan kembali?
Secara umum gasket yang telah mengalami kompresi sebaiknya tidak digunakan kembali, khususnya gasket seperti spiral wound. Kondisi dan kemampuan sealingnya tidak dapat diasumsikan sama seperti gasket baru.
Apakah ukuran gasket mengikuti ukuran pipa?
Nominal pipe size menjadi salah satu referensi, tetapi pemilihan gasket juga harus menyesuaikan tipe flange, pressure class, facing, standard, dan dimensi yang dipersyaratkan.
Apa standar yang umum digunakan untuk gasket flange?
ASME B16.20 merupakan salah satu standar utama untuk metallic gasket seperti spiral wound dan ring joint, sedangkan ASME B16.21 membahas nonmetallic flat gasket untuk pipe flange.

