Request a Project Quotation

Provide your project details below and our team will get back to you with a tailored quotation and technical support.

Edit Template

Request a Project Quotation

Provide your project details below and our team will get back to you with a tailored quotation and technical support.

Edit Template

Spiral Wound Gasket: Fungsi, Material, dan Aplikasinya

Spiral Wound Gasket: Fungsi, Material, dan Aplikasinya
90 / 100 SEO Score

Spiral Wound Gasket adalah salah satu jenis gasket semimetallic yang banyak digunakan pada sambungan flange di sistem perpipaan industri. Gasket ini dirancang dari kombinasi pita logam (metal winding) dan material pengisi (filler) yang dililit secara bergantian sehingga mampu memberikan sealing sekaligus mempertahankan fleksibilitas ketika sistem mengalami perubahan tekanan dan temperatur.

Karakter tersebut membuat Spiral Wound Gasket atau SWG banyak ditemukan pada industri minyak dan gas, petrokimia, pembangkit listrik, chemical processing, hingga berbagai sistem perpipaan dengan kondisi operasi yang lebih berat dibandingkan utility piping biasa.

Namun, memilih SWG tidak cukup hanya berdasarkan diameter pipa. Material winding, filler, tipe gasket, pressure class, flange facing, temperatur, serta jenis fluida harus dipertimbangkan agar gasket benar-benar sesuai dengan kondisi sistem.

Apa Itu Spiral Wound Gasket?

Spiral Wound Gasket dibuat dengan melilitkan pita logam tipis bersama material filler secara bergantian. Bagian logam memberikan kekuatan dan kemampuan recovery, sedangkan filler membantu membentuk sealing pada permukaan flange. Kombinasi keduanya membuat SWG mampu mengikuti perubahan kecil pada sambungan akibat temperatur, tekanan, maupun relaksasi baut tanpa langsung kehilangan kemampuan sealing.

Berbeda dengan gasket lembaran yang seluruhnya menggunakan material lunak, SWG memiliki struktur semi-metallic sehingga lebih banyak digunakan untuk pressure dan temperature service yang menuntut performa sealing lebih tinggi. ASME B16.20 mencakup material, dimensi, toleransi, serta marking untuk spiral wound metal gasket yang digunakan bersama sejumlah standar flange terkait. Untuk kebutuhan proyek, PIP Valcon menyediakan Spiral Wound Gasket industri dengan berbagai konfigurasi dan material sesuai kebutuhan sambungan flange.

Fungsi Spiral Wound Gasket pada Sistem Pipa

Fungsi SWG adalah membentuk sealing di antara dua permukaan flange sehingga fluida di dalam sistem tidak keluar melalui sambungan. Meski terlihat sederhana, sambungan flange menerima berbagai kondisi selama operasi. Perubahan temperatur dapat menyebabkan ekspansi dan kontraksi material, sedangkan perubahan tekanan dapat memengaruhi beban pada gasket serta baut. Dalam kondisi tersebut, Spiral Wound Gasket memiliki beberapa fungsi penting.

1. Mencegah Kebocoran pada Sambungan Flange

Permukaan flange tidak benar-benar rata dalam skala mikroskopis. Filler pada SWG membantu mengisi ketidakteraturan tersebut ketika gasket mendapatkan tekanan dari pengencangan baut. Hal ini membantu membentuk jalur sealing antara kedua flange.

2. Mengakomodasi Perubahan Tekanan dan Temperatur

Struktur spiral yang menggabungkan metal winding dan filler memberikan karakter elastis tertentu. Karena itu, SWG dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan kecil yang terjadi pada sambungan akibat kondisi operasional.

3. Mendukung Sistem dengan Kondisi Operasi Berat

SWG banyak digunakan pada sistem yang memiliki pressure dan temperature lebih tinggi dibandingkan aplikasi utilitas umum. Contohnya dapat ditemukan pada steam piping, hydrocarbon service, refinery, petrochemical plant, hingga power generation.

4. Melindungi Integritas Sambungan Flange

Gasket merupakan bagian dari satu kesatuan flange connection. Ketika gasket, flange, baut, dan metode pemasangannya sesuai, sambungan dapat mempertahankan sealing secara lebih stabil selama pengoperasian. Karena itu, pemilihan gasket sebaiknya dilakukan bersamaan dengan spesifikasi pipe fittings dan flange yang digunakan.

Material Spiral Wound Gasket

Salah satu keunggulan Spiral Wound Gasket adalah tersedia dalam berbagai kombinasi material. Pemilihannya bergantung pada temperatur, tekanan, sifat kimia fluida, serta kondisi lingkungan. SWG terdiri dari metal winding, filler, outer ring, dan pada tipe tertentu inner ring.

1. Metal Winding

Metal winding merupakan pita logam tipis yang membentuk struktur utama gasket. Material yang umum digunakan antara lain:

  • Stainless Steel 304;
  • Stainless Steel 304L;
  • Stainless Steel 316;
  • Stainless Steel 316L;
  • material alloy tertentu untuk kondisi khusus.

SS304 banyak digunakan untuk berbagai aplikasi umum, sementara SS316 atau SS316L dapat dipertimbangkan ketika dibutuhkan ketahanan korosi yang lebih baik terhadap kondisi tertentu. Namun, pemilihan material tidak seharusnya hanya berdasarkan asumsi bahwa grade yang lebih tinggi selalu lebih baik. Compatibility terhadap fluida dan spesifikasi proyek tetap menjadi acuan utama.

2. Graphite Filler

Flexible graphite merupakan salah satu filler yang paling umum digunakan pada Spiral Wound Gasket. Graphite memiliki kemampuan sealing yang baik serta cocok untuk berbagai aplikasi temperatur tinggi. Karena itu, kombinasi stainless steel winding dengan graphite filler sering ditemukan pada steam, refinery, petrochemical, dan process piping.

3. PTFE Filler

PTFE atau Polytetrafluoroethylene dipilih ketika ketahanan terhadap bahan kimia menjadi pertimbangan utama. Material ini memiliki compatibility yang baik terhadap banyak bahan kimia, sehingga banyak digunakan dalam chemical processing. Namun, batas temperatur PTFE berbeda dengan graphite. Oleh sebab itu, temperatur aktual sistem harus diperiksa sebelum menentukan filler.

4. Outer Ring

Outer ring atau centering ring berada di bagian terluar gasket. Komponen ini membantu memposisikan gasket secara tepat di antara flange sekaligus menjadi pembatas kompresi pada konfigurasi tertentu. Outer ring pada tipe SWG dengan centering ring juga berfungsi membantu mencegah kerusakan elemen spiral akibat compression yang berlebihan.

5. Ring

Inner ring dipasang pada bagian dalam elemen spiral. Fungsinya antara lain meningkatkan kestabilan gasket, melindungi winding dari aliran fluida, serta membantu mencegah elemen spiral mengalami deformasi ke arah dalam bore. Penggunaan inner ring menjadi penting pada konfigurasi dan kondisi servis tertentu.

Baca juga: Jenis Gasket Industri dan Kegunaannya pada Sistem Pipa

Jenis Spiral Wound Gasket Berdasarkan Konstruksinya

Tidak semua Spiral Wound Gasket memiliki bentuk yang sama. Berdasarkan konstruksinya, terdapat beberapa tipe yang umum digunakan.

Tipe RSpiral Wound Gasket tipe R

 

Tipe R merupakan bentuk dasar yang hanya terdiri dari metal winding dan filler. Gasket ini biasanya digunakan pada flange yang sudah memiliki mekanisme positioning atau confinement, seperti tongue and groove maupun male and female flange.

Tipe RIR

Spiral Wound Gasket tipe RIR

RIR dilengkapi dengan inner ring tetapi tidak menggunakan outer ring. Inner ring memberikan perlindungan tambahan pada bagian dalam gasket sekaligus membantu meningkatkan stabilitas elemen spiral.

Tipe CG

Spiral Wound Gasket tipe CG

Tipe CG memiliki outer centering ring. Jenis ini banyak digunakan pada sambungan raised face flange karena outer ring membantu menempatkan gasket tepat di tengah sambungan.

Tipe CGI

Spiral Wound Gasket tipe CGI

CGI menggunakan inner ring dan outer ring sekaligus. Konstruksi tersebut memberikan positioning, perlindungan elemen spiral, serta kestabilan tambahan. PIP Valcon menyediakan tipe R, RIR, CG, dan CGI sebagai bagian dari pilihan Spiral Wound Gasket untuk kebutuhan industri.

Baca juga: Cara Mengenali Warna Spiral Wound Gasket dan Artinya

Aplikasi Spiral Wound Gasket

Karena kombinasi kekuatan logam dan fleksibilitas filler, Spiral Wound Gasket digunakan dalam berbagai sistem perpipaan industri. Beberapa aplikasinya antara lain:

Oil and Gas

Pada sektor minyak dan gas, SWG banyak ditemukan pada flange connection dalam sistem hydrocarbon processing maupun transportasi. Pemilihan winding dan filler harus mempertimbangkan jenis media, temperatur, tekanan, dan spesifikasi proyek.

Refinery dan Petrochemical

Refinery memiliki banyak jalur proses dengan perubahan temperatur dan tekanan yang signifikan. Kondisi tersebut membuat SWG menjadi salah satu pilihan gasket yang umum untuk berbagai flange connection.

Steam Piping

Steam membutuhkan gasket yang mampu mempertahankan sealing pada temperatur tinggi. Kombinasi metallic winding dan graphite filler sering dipertimbangkan untuk aplikasi semacam ini, dengan tetap mengacu pada design temperature dan pressure sistem.

Chemical Processing

Untuk chemical service, compatibility material terhadap fluida menjadi salah satu faktor utama. Dalam kondisi tertentu, PTFE filler maupun material winding dengan ketahanan korosi yang sesuai dapat digunakan.

Power Plant

Power generation mempunyai berbagai sistem seperti steam, feed water, process utility, hingga jalur bertekanan tertentu. SWG banyak digunakan pada sambungan flange yang membutuhkan sealing lebih andal dibandingkan soft gasket biasa.

Cara Memilih Spiral Wound Gasket yang Tepat

Kesalahan dalam pemilihan gasket dapat meningkatkan risiko leakage meskipun produk yang digunakan memiliki kualitas baik. Karena itu, sebelum menentukan SWG, beberapa parameter berikut perlu diperiksa:

  1. Nominal Pipe Size (NPS)
    Ukuran gasket harus sesuai dengan ukuran flange yang digunakan.
  2. Pressure Class
    Periksa apakah flange menggunakan Class 150, 300, 600, 900, atau rating lainnya sesuai desain sistem.
  3. Flange Facing
    Raised face, flat face, tongue and groove, serta konfigurasi lain dapat membutuhkan tipe gasket berbeda.
  4. Design Temperature
    Temperatur memengaruhi pemilihan filler dan material winding.
  5. Design Pressure
    Tekanan sistem harus masuk dalam pertimbangan desain seluruh flange joint.
  6. Jenis Fluida
    Material gasket harus kompatibel terhadap air, steam, oil, gas, acid, chemical, maupun media lainnya.
  7. Material Winding dan Filler
    Kombinasi material harus dipilih berdasarkan kondisi operasi, bukan sekadar ketersediaan produk.
  8. Standar Proyek
    Pastikan dimensi dan spesifikasi mengikuti standar seperti ASME B16.20 maupun engineering specification dari proyek.

ASME B16.20 secara resmi mencakup spiral-wound metal gasket dan menyatakan kesesuaiannya secara dimensional dengan flange yang dirujuk dalam ASME B16.5, ASME B16.47, dan API 6A.

Pastikan Spesifikasi Gasket Sesuai dengan Flange

Spiral Wound Gasket bekerja sebagai bagian dari satu sistem sambungan. Karena itu, pemilihannya perlu disesuaikan dengan ukuran flange, pressure class, facing, material, dan kondisi operasi.

Jika Anda membutuhkan Spiral Wound Gasket, flange, maupun pipe fittings untuk proyek industri, konsultasikan spesifikasi sistem dengan PIP Valcon untuk menentukan konfigurasi dan material yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi.

Hubungi WhatsApp kami agar bisa berkonsultasi dengan product expert kami +62 812-2777-2777

FAQ tentang Spiral Wound Gasket

Apa perbedaan Spiral Wound Gasket dan gasket biasa?

SWG menggunakan kombinasi metal winding dan filler sehingga memiliki struktur semi-metallic. Gasket biasa seperti rubber atau CNAF menggunakan material yang lebih lunak dan umumnya digunakan pada kondisi operasi yang berbeda.

Apa perbedaan graphite dan PTFE filler pada SWG?

Graphite banyak digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan ketahanan terhadap temperatur tinggi, sedangkan PTFE banyak dipilih ketika ketahanan terhadap berbagai bahan kimia menjadi prioritas. Pemilihan tetap harus berdasarkan kondisi operasi aktual.

Apa fungsi outer ring pada Spiral Wound Gasket?

Outer ring membantu memusatkan gasket pada flange sekaligus berfungsi sebagai compression limiter pada konfigurasi tertentu sehingga elemen spiral tidak menerima kompresi berlebihan.

Apa fungsi inner ring pada SWG?

Inner ring membantu menjaga kestabilan elemen spiral, mengurangi risiko deformasi ke arah bore, dan memberikan perlindungan tambahan terhadap aliran fluida.

Apakah Spiral Wound Gasket bisa digunakan kembali?

Tidak disarankan. Setelah dikompresi saat pemasangan dan digunakan dalam operasi, karakter gasket telah berubah sehingga kemampuan sealing ketika digunakan kembali tidak dapat dianggap sama seperti gasket baru.

Share the Post:

Related Posts