Warna Spiral Wound Gasket bukan sekadar bagian dari tampilan produk. Pada gasket yang mengikuti sistem identifikasi ASME B16.20, warna digunakan untuk membantu mengenali material metal winding dan filler secara cepat sebelum gasket dipasang pada flange.
Identifikasi ini penting karena Spiral Wound Gasket atau SWG dapat terlihat hampir sama secara fisik meskipun menggunakan material berbeda. Padahal, SWG dengan winding SS304 dan graphite tentu memiliki karakter berbeda dengan SWG berbahan SS316L dan PTFE.
Kesalahan membaca material gasket dapat menyebabkan pemilihan yang tidak sesuai dengan temperatur, tekanan, atau fluida di dalam sistem. Karena itu, personel procurement, maintenance, maupun engineer perlu memahami arti warna pada Spiral Wound Gasket sekaligus tetap memeriksa marking dan dokumen materialnya.
Mengapa Spiral Wound Gasket Menggunakan Kode Warna?
Spiral Wound Gasket terdiri dari pita logam atau metal winding yang dililit bersama material pengisi atau filler. Pada beberapa konstruksi, gasket juga dilengkapi inner ring dan outer centering ring. Karena kombinasi materialnya cukup banyak, dibutuhkan sistem identifikasi yang mudah terlihat di lapangan.
ASME B16.20 menetapkan penggunaan color coding untuk membantu mengidentifikasi material winding dan filler pada Spiral Wound Gasket. Warna kontinu pada bagian luar centering ring menunjukkan material winding, sementara filler ditunjukkan menggunakan warna berbentuk stripe atau garis terputus.
Dengan sistem ini, pemeriksaan awal dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus membongkar struktur gasket. Namun, warna tidak boleh menjadi satu-satunya dasar verifikasi material. Marking pada centering ring, purchase specification, serta material certificate tetap harus diperiksa, terutama pada aplikasi kritis.
Cara Membaca Warna Spiral Wound Gasket
Terdapat dua bagian yang perlu diperhatikan, yaitu warna penuh pada tepi outer ring sama dengan material metal winding. Garis atau stripe tambahan artinya material filler. Jadi, ketika melihat sebuah SWG dengan outer ring berwarna hijau dan memiliki stripe abu-abu, Anda tidak boleh hanya membaca warna hijaunya. Kedua warna tersebut memberikan informasi berbeda mengenai konstruksi gasket. Untuk NPS 1½ dan lebih besar, ASME B16.20 menggunakan empat stripe filler dengan jarak sekitar 90 derajat. Pada ukuran yang lebih kecil, digunakan sedikitnya dua stripe dengan posisi sekitar 180 derajat satu sama lain.
Arti Warna Metal Winding pada Spiral Wound Gasket

Metal winding merupakan struktur logam utama pada Spiral Wound Gasket. Materialnya dipilih berdasarkan kebutuhan ketahanan korosi, temperatur, mechanical strength, serta compatibility terhadap fluida. Berikut beberapa kode warna winding yang umum dijumpai:
| Warna Outer Ring | Material Winding |
|---|---|
| Kuning | Stainless Steel 304 |
| Hijau | Stainless Steel 316L |
| Maroon | Stainless Steel 317L |
| Turquoise | Stainless Steel 321 |
| Biru | Stainless Steel 347 |
| Silver | Carbon Steel |
| Oranye | Monel 400 |
| Merah | Nickel 200 |
| Ungu | Titanium Grade 2/7 |
| Gold | Inconel 600/625 |
Kode tersebut membantu personel lapangan membedakan material secara cepat. Sebagai contoh, warna kuning menunjukkan SS304, sedangkan warna hijau menunjukkan SS316L. PIP Valcon juga menggunakan referensi color coding untuk beberapa material SWG, termasuk kuning untuk Stainless Steel 304, hijau untuk Stainless Steel 316L, turquoise untuk Stainless Steel 321, dan oranye untuk Monel 400.
Kuning untuk Stainless Steel 304
SS304 merupakan salah satu material winding yang banyak digunakan untuk kebutuhan industri umum. Material ini menawarkan ketahanan korosi yang cukup baik untuk berbagai kondisi operasi dan menjadi salah satu material stainless steel yang paling umum digunakan. Namun, SS304 bukan otomatis menjadi pilihan untuk seluruh fluida atau lingkungan.
Hijau untuk Stainless Steel 316L
Warna hijau menunjukkan winding menggunakan SS316L. Material ini sering dipilih ketika diperlukan ketahanan korosi yang lebih baik dibandingkan SS304, terutama pada lingkungan tertentu yang lebih agresif. Pemilihannya tetap perlu mempertimbangkan media, temperatur, pressure, serta spesifikasi engineering.
Turquoise untuk Stainless Steel 321
SS321 menggunakan warna turquoise. Jenis stainless steel ini digunakan pada kondisi tertentu yang membutuhkan karakteristik material berbeda, termasuk aplikasi dengan temperatur yang lebih tinggi.
Biru untuk Stainless Steel 347
Warna biru digunakan untuk Stainless Steel 347. Seperti material alloy lainnya, pemilihannya sebaiknya berdasarkan kebutuhan engineering, bukan hanya karena rating temperatur atau asumsi bahwa material tersebut selalu lebih baik.
Baca juga: Jenis Gasket Industri dan Kegunaannya pada Sistem Pipa
Arti Warna Filler Spiral Wound Gasket
Selain winding, filler juga memiliki kode warna sendiri. Berbeda dengan winding yang menggunakan warna kontinu pada outer ring, filler ditunjukkan menggunakan stripe. Beberapa warna filler yang umum digunakan antara lain:
| Warna Stripe | Material Filler |
|---|---|
| Abu-abu | Flexible Graphite |
| Putih | PTFE |
| Hijau muda | Ceramic |
Flexible graphite menggunakan stripe abu-abu, sedangkan PTFE menggunakan stripe putih pada sistem identifikasi tersebut.
Graphite Warna Stripe Abu-Abu
Graphite merupakan salah satu filler yang paling umum digunakan pada Spiral Wound Gasket. Material ini mempunyai sealing capability yang baik dan banyak digunakan untuk:
- steam
- hydrocarbon
- refinery
- petrochemical
- process piping
- aplikasi temperatur tinggi tertentu.
Karena itu, kombinasi stainless steel winding dengan graphite filler cukup sering ditemukan pada sistem perpipaan industri.
PTFE Warna Stripe Putih
PTFE menggunakan stripe putih. Keunggulan utamanya terletak pada ketahanan terhadap berbagai bahan kimia, sehingga filler ini banyak dipertimbangkan pada chemical processing dan aplikasi dengan media agresif tertentu. Namun, PTFE mempunyai karakter temperatur berbeda dibandingkan graphite. Material filler tetap harus dipilih berdasarkan operating condition aktual.
Ceramic Warna Stripe Hijau Muda
Ceramic filler dapat digunakan pada aplikasi temperatur tinggi tertentu. Penggunaannya lebih khusus dibandingkan graphite maupun PTFE sehingga specification sheet dan kondisi sistem perlu diperiksa dengan lebih teliti.
Contoh Cara Membaca Warna SWG
Misalnya Anda menemukan Spiral Wound Gasket dengan:
Outer ring hijau + stripe abu-abu
Warna hijau menunjukkan winding SS316L, sedangkan stripe abu-abu menunjukkan flexible graphite filler. Artinya, gasket tersebut menggunakan kombinasi:
SS316L Winding + Graphite Filler
Contoh lainnya:
Outer ring kuning + stripe putih
Artinya:
SS304 Winding + PTFE Filler
Sistem seperti ini memudahkan identifikasi awal ketika terdapat banyak gasket dengan ukuran yang sama di warehouse atau area pemasangan.
Jangan Memilih Spiral Wound Gasket Hanya Berdasarkan Warna
Meskipun kode warna sangat membantu, warna bukan pengganti spesifikasi teknis. Cat pada centering ring dapat memudar, tergores, atau sulit dibedakan setelah penyimpanan dan handling dalam waktu lama. Karena itu, jika color coding tidak jelas, pemeriksaan harus beralih ke marking pada gasket dan dokumen material. Panduan teknis industri juga menyarankan agar gasket dengan identitas material yang tidak dapat diverifikasi tidak langsung dipasang pada critical service.
Beberapa informasi yang sebaiknya diperiksa sebelum memasang SWG antara lain:
- Nominal Pipe Size
- pressure class
- flange standard
- tipe gasket R, RIR, CG, atau CGI
- winding material
- filler material
- inner ring material
- applicable standard
- manufacturer marking
- material certificate jika dipersyaratkan
Anda juga dapat membaca pembahasan lengkap mengenai Spiral Wound Gasket PIP Valcon untuk memahami konstruksi, tipe, material, dan penggunaannya.
Warna Tidak Menunjukkan Pressure Class
Hal lain yang perlu dipahami adalah warna winding dan filler tidak digunakan untuk menggantikan informasi pressure class. Misalnya dua gasket sama-sama memiliki outer ring hijau karena menggunakan SS316L. Namun, keduanya belum tentu mempunyai ukuran atau pressure class yang sama.
Class 150, 300, 600, maupun rating lainnya perlu diperiksa dari marking dan dimensinya sesuai flange yang digunakan. Karena itu, jangan mengambil SWG dari warehouse hanya karena diameter visual dan warnanya terlihat sama. Verifikasi setidaknya NPS, Class, Flange Type, SWG Type, Winding, Filler
Jadi, jangan hanya mengandalkan warna saat memilih Spiral Wound Gasket. Pastikan NPS, pressure class, flange type, tipe SWG, winding, dan filler sesuai dengan spesifikasi sistem perpipaan Anda. Konsultasikan kebutuhan Spiral Wound Gasket dengan PIP Valcon untuk membantu menentukan ukuran, material, dan konfigurasi yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Hubungi WhatsApp kami untuk konsultasi dengan product expert +62 812-2777-2777
FAQ tentang Warna Spiral Wound Gasket
Apa arti warna hijau pada Spiral Wound Gasket?
Warna hijau pada bagian luar centering ring umumnya menunjukkan metal winding Stainless Steel 316L berdasarkan color coding ASME B16.20.
Apa arti warna kuning pada SWG?
Warna kuning menunjukkan penggunaan Stainless Steel 304 sebagai material metal winding.
Apa arti garis putih pada Spiral Wound Gasket?
Stripe atau garis putih menunjukkan filler PTFE. Perlu dibedakan antara warna utama outer ring yang menunjukkan winding dan stripe yang menunjukkan filler.
Bagaimana cara mengetahui SWG menggunakan graphite?
Flexible graphite ditandai menggunakan stripe abu-abu pada sistem color coding ASME B16.20.
Apakah cukup memilih gasket berdasarkan warnanya?
Tidak. Warna hanya membantu identifikasi material. NPS, pressure class, flange standard, gasket type, winding, filler, marking, dan spesifikasi proyek tetap harus diperiksa sebelum gasket digunakan.

